Balige – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Toba, Drs. Lalo Hartono Simanjuntak, M.Si, secara resmi membuka sosialisasi perubahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Acara ini berlangsung di Ruang Kepala Dinas Sosial Kabupaten Toba pada Kamis, 27 Februari 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh 25 Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kabupaten Toba. Selain itu, turut hadir Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Toba, Sabar Alberto Harianja, beserta instruktur Marissa Sinaga, MC Fitri Agustina, serta manajer kelas Janferi Tambunan.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan transformasi DTKS menjadi DTSEN sebagai basis data tunggal individu dan keluarga yang mencakup kondisi sosial ekonomi penduduk Indonesia. DTSEN dirancang untuk mendukung keterpaduan program pembangunan nasional serta meningkatkan sinergi antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam mencapai tujuan pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.

Dalam acara tersebut, dijelaskan bahwa DTKS hanya mencakup individu dan keluarga penerima bantuan sosial dengan profil sosial ekonomi terbatas. Sementara itu, DTSEN mencakup data populasi individu dan keluarga secara lebih lengkap, termasuk pemeringkatan kondisi sosial ekonomi mereka. Dengan demikian, DTSEN akan menjadi sumber data tunggal bagi berbagai program pembangunan dan penyaluran bantuan sosial.

Transformasi ini diharapkan dapat mengurangi kesalahan inklusi (inclusion errors), yaitu ketika penduduk yang tidak layak tetap menerima bantuan, serta kesalahan eksklusi (exclusion errors), yaitu ketika penduduk yang layak justru tidak menerima bantuan. Dengan data yang lebih akurat dan terintegrasi, penyaluran bantuan sosial serta program pembangunan lainnya dapat lebih tepat sasaran.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semua pihak yang terlibat dapat memahami dan mendukung implementasi DTSEN demi meningkatkan efektivitas dan akurasi penyaluran bantuan sosial serta pembangunan di Kabupaten Toba dan seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *